Fast Response Contact : 083845238520

NCL Madiun, Maret 2017 – Masih dalam rangkaian Monitoring Internship Program yang secara rutin dilakukan oleh manajemen NCL Madiun sebagai bagian dari materi pendidikan Program Diploma (D1) Jurusan Perhotelan dan Kapal Pesiar, untuk seluruh mahasiswa yang sedang melaksanakan Internship Program (Praktek Permagangan) di hotel-hotel berbintang 4 dan 5 yang telah bermitra dengan NCL Madiun di berbagai kota-kota besar di seluruh wilayah Indonesia. Setelah bulan Februari yang lalu sudah mengunjungi Bali, di bulan Maret kali ini kunjungan dilaksanakan di Kota Pahlawan, Surabaya. Dalam kunjungan yang dilakukan selama 2 hari, ke sejumlah 13 hotel berbintang di seluruh area Kota Surabaya, tim Internship Monitoring Program, secara bergantian mengunjungi para mahasiswa, sekaligus melakukan evaluasi kinerja, langsung di hampir semua departemen hotel tempat para mahasiswa ini melaksanakan tugas permagangannya.


Memasuki area Kota Surabaya, tim NCL Madiun langsung bergerak menuju Hotel Shangri-La di kawasan Surabaya Barat yang menjadi salah satu kawasan elite dengan banyaknya hunian apartemen dan kantor-kantor bisnis yang berdiri saling berhadapan di sepanjang jalan. Hotel mewah berbintang 5 yang memiliki tidak kurang dari 300 jumlah kamar dengan Standar Service International ini telah lama bermitra dengan NCL Madiun di setiap Event Internship Program maupun seleksi untuk penyaluran kerja. Ditemui di ruang HRD Hotel Shangri-La, beberapa mahasiswa NCL yang berhasil ditemui tim NCL Madiun merasa sangat senang sekali bisa bergabung bersama manajemen Hotel Shangri-La, seperti yang diucapkan oleh Anggi Adelia Safitri, alumni SMKN 2 Jombang jurusan Pastry and Bakery ini mengungkapkan “Disini suasananya sangat menyenangkan, tidak ada pembeda antara anak Training dan Staff yang sudah bekerja, semua sama-sama dalam satu tim dibawah arahan Supervisor, apalagi kita yang berada di Kitchen, ilmunya sangat banyak karena Chef yang ada disini kebanyakan Chef Internasional yang sudah banyak sekali pengalamannya”.


Lanjut di departemen lain, Ratri Febby Amelia Susanto, mahasiswi NCL Madiun asal Sragen Jawa Tengah ini menambahkan “kalau kita yang di Front Office memang harus dituntut untuk bisa berbahasa asing, karena tamu yang datang kesini kebanyakan para turis dan diantara mereka kebanyakan kaum etnis tionghoa, jadi ya sedikit-sedikit selain menggunakan bahasa inggris, kita juga sambil belajar bahasa mandarin disini”. Beralih ke departemen Food and Beverage, 4 mahasiswa yang di wawancarai bersamaan, secara bergantian menceritakan suka dukanya selama melaksanakan Internship Program, dalam pengakuannya, mereka menyampaikan “standar kerja di Hotel Shangri-La itu sangat tinggi, semua harus perfect, mulai dari grooming, attitude, service dan knowledge, apalagi kalau high season dimana occupancy bisa mencapai 90%, kita yang di FB (Food and Beverage, red) ini ibaratnya harus ekstra kerjanya, mangkanya kalau disini kebanyakan yang terbiasa males-malesan, atau kerjanya gak serius, tidak lama kemudian pasti keluar, jadi ibaratnya disini tuh bener-benar-benar disaring, siapa yang terbaik, maka dia yang akan berhasil”. Hal tersebut juga dibenarkan oleh Ibu Joice selaku Staff HRD Hotel Shangri-La Surabaya, beliau menyampaikan “kalau udah masuk Shangri-La harus serius, kalau buat main-main atau coba-coba, sebaiknya jangan ke Shangri-La, karena disini kita menerapkan standar kerja yang tinggi, harus profesional dan terdidik. Kami di HRD ini sangat selektif dalam hal perekrutan, karena hal tersebut sangat berkaitan dengan standar service kami juga implementasinya nanti kepada tamu, manajemen dan keseluruhan dari hotel itu sendiri.”


Setelah dirasa cukup, tim NCL Madiun melanjutkan perjalanannya kembali, kali ini secara bergiliran mengunjungi Hotel Town Square, Hotel Ciputra World Surabaya, Hotel Verwood (a.k.a Hotel Somerset Surabaya), Hotel Alana, Hotel Best Westin Papilio dan juga Hotel Rich Palace, ada sekitar 80 orang lebih mahasiswa NCL Madiun yang memilih Surabaya sebagai tujuan tempat mereka melaksanakan Internship Program, selain dikenal sebagai Ibukota Jawa Timur, Surabaya merupakan tempat yang asyik untuk ditinggali selama menjalankan Internship Program dengan durasi waktu 6 bulan. “Tamunya disini kan kebanyakan orang bisnis, jadi sering mendapatkan uang tips, apalagi kalau pas mujur, sekali ngetips bisa nerima sampai Rp. 300.000 lebih” ucap Wike, mahasiswi NCL Madiun lulusan SMKN Wonoasri Madiun yang berada di Hotel Wyndham.


Dalam sesi obrolan santai yang dilakukan antara tim NCL Madiun bersama para mahasiswa di Surabaya, tidak sedikit dari mereka yang menyampaikan rasa rindunya terhadap suasana kampus di NCL Madiun, mereka mengaku sangat bersyukur sekali bisa mendapatkan kesempatan bekerja di bidang Hospitality Industry dengan memilih Perhotelan sebagai jalur karirinya. Menurut pengakuan para mahasiswa NCL Madiun setelah terjun langsung di dunia kerja menyampaikan, “teman-teman kita yang dulu bareng lulusnya sama kita, sekarang masih banyak yang kuliah di perguruan tinggi, ada yang ngambil D3 ada juga yang S1, sedangkan kita disini sudah punya pengalaman kerja, ternyata dunia kerja itu memang beda dengan dunia ketika kita sekolah, dimana ilmu yang kita dapat hanya memberikan sekitar 20% saja pengaruhnya di lapangan, selebihnya itu mental, sikap dan cara kita bekerja dan juga jaringan relasi, kawan, teman dan persahabatan. Keuntungannya buat kita sebenarnya adalah kita bisa memulai lebih awal, jika yang lain setelah lulus nanti baru akan memulai bekerja, kita disini sudah punya pengalaman. Dunia kerja itu lebih cenderung memilih orang yang sudah ada pengalaman daripada yang masih Fresh Graduate, ya mudah-mudahan kita semua disini lancar sampai nanti bisa mendapatkan kariri dan pekerjaan impian, toh juga ini adalah bentuk awal dari sebuah perjuangan, dinikmati aja, mumpung temennya banyak”


Mengakhiri kunjungan di hari pertama, tim Internship Program NCL Madiun yang dipimpin oleh Bapak Soedarto dan Ibu Anny juga memberikan beberapa wejangan dan nasihat untuk semua anak didiknya, dalam pesannya beliau menyampaikan “jangan pernah takut atau malu untuk menyampaikan ke kampus, apabila kamu merasa bingung, tidak tau atau butuh pengarahan. Kami semua di NCL Madiun berkewajiban untuk membantu memberikan pengarahan, mewujudkan cita-cita kamu dan juga harapan dari orang tua, oleh sebab itu, apapun yang kamu rasakan, apa yang kamu butuhkan, cepat-cepat hubungi kampus, bisa langsung ke saya, ke bu Anny atau staff lain, intinya adalah NCL Madiun ini rumah kedua kamu, dan kita disini merupakan keluarga besar”   ——–

Bersambung…

 

Pin It on Pinterest

Chat WhatsApp
Lewat ke baris perkakas